Review Film PREMIUM RUSH (2012)

"Premium Rush (2012)" movie review by Glen Tripollo
Suka nonton film? Suka duduk bengong lama-lama sampai malas olahraga? Well, gue rasa sekarang ada penawarnya. Di mana kita bisa duduk diem, nonton, tapi juga ngerasa kayak olahraga. Hiburannya dapet, capeknya dapet, puasnya pun dapet. Ini nggak bercanda, karena itulah persisnya yang gue rasain waktu nonton film yang satu ini.

Nonton film udah berasa kayak olahraga sepeda selama satu setengah jam. Kok bisa? Hahahaha, bisa dong. "Premium Rush" bisa dikatakan film dengan standar cerita kelas B, namun disajikan sangat-sangat baik hingga standar keseluruhannya naik jadi film kelas A. Bukan cuma karena ada nama Joseph Gordon-Levitt dan Michael Shannon di jajaran aktornya, tapi karena penggarapannya yang memang bener-bener serius untuk sebuah cerita yang terbilang sederhana ini. Yuk, simak review film Premium Rush (2012) berikut ini.

"Premium Rush (2012)" menceritakan tentang seorang kurir pengantar surat di jalan-jalan New York. Yang unik dari pengantar surat ini adalah mereka bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya menggunakan sepeda. Yak, sepeda. Gue kan agak kudet masalah budaya di Amerika sana, so, gue nge-browsing soal ini dan ternyata memang di negara yang udah maju tersebut beneran ada yang namanya kurir bersepeda. Seperti quote dari tokoh utama film ini, Wilee:

"I can't work in an office. I don't like wearing suits. I like to ride. Fixed gear, steel frame, no brakes. The bike cannot coast. The pedals never stop turning. Can't stop. Don't want to either. There are 1,500 bike messengers on the streets of New York City. You can e-mail it, FedEx it, fax it, scan it, but when none of that shit works and this thing has to be at that place by this time, you need us."

Tokoh utama kita ini memang keren. Pertama, dia betul-betul suka bersepeda (diceritakan katanya dulu dia sering pakai sepeda buat free-style), suka ngebut tanpa rem, dan suka sama tantangan. Jadilah dia mengendarai sepeda jenis fixie. Iya, gue tau inilah poin penting dari film "Premium Rush", ada unsur penyebaran trend fixie di sini, dan gue rasa itu berhasil.

Back to the story, singkat kata, Wilee mendapatkan tugas mengirim sebuah amplop dari temannya ke seseorang di daerah China Town (hanya dibayar $30 aja). Amplop yang awalnya diduga sekedar surat biasa, namun nyatanya diincar sama banyak orang termasuk kelompok Triad di sana. Dia punya waktu satu setengah jam untuk memastikan suratnya sampai ke orang yang benar, sedangkan untuk mengejar target tersebut, Wilee terpaksa mengalami kejadian demi kejadian yang membawanya dalam masalah. Mulai dari dikejar-kejar NYPD (berseragam polisi dan mengendarai sepeda), hingga kejar-kejaran sama polisi banyak utang yang terikat perjanjian sama Triad.


Mengenai pertanyaa apa sebetulnya isi dari amplop tersebut, kenapa diincer sama Triad, dan kenapa Wilee sampai berurusan dengan polisi mendingan kalian tonton sendiri aja untuk tahu jawabannya. Di film ini, banyak sekali adegan kebut-kebutan pakai sepeda yang epik. Nyelip sana-sini, balapan sama mobil, beberapa teknik free-style pun ditunjukkin, sampai mental sana-sini karena nabrak. Sumpah, rasanya seru banget.

Keunikan dari film ini bisa dirasakan juga dari alurnya yang maju-mundur secara teratur dengan timeline yang sangat konsisten dan nggak bikin bingung. Semua sebab-akibat tersampaikan dengan jelas. Walau ada beberapa adegan yang agak komikal, komedi yang agak lebay, namun itu semua bukan sebuah masalah. Intinya film ini bener-bener sangat seru untuk dinikmati.

Pace film sangat cepat dan intense. Gue aja nontonnya sampe bisa ngebayangin capeknya jadi Wilee, ngayuh sepeda terus sepanjang waktu, baru istirahat bentar udah dikejar-kejar lagi. Kayak yang gue bilang di awal tadi, nonton ini rasanya udah kayak ikut olahraga. Ngos-ngosan. Bahkan 91 menit durasi film bener-bener nggak berasa. Tahu-tahu selesai. Ini bagus, karena artinya gue berhasil tenggelam dalam film sampai gak sadar waktu yang berlalu begitu cepat.

Film ini nggak membutuhkan adegan jotos-jotosan, darah muncrat-muncrat, ataupun tembak-tembakan untuk membuatnya jadi keren. Film dengan banyak nilai moral yang cocok juga dinikmati sama keluarga. Tonton deh, nggak bakalan nyesel. :)

My favorite scene:
Ketika surat yang seharusnya dibawa Wilee malah dibawa sama teman sesama kurirnya, Wilee memohon-mohon agar temannya itu mau mengembalikannya karena berbahaya, tapi temannya malah menganggap remeh dan menjadikan lelucon untuk menantangnya balapan sepeda sampai ke tujuan akhir surat tersebut. Oke, ini namanya bukan teman, tapi saingan.

NB: Pemeran ceweknya kurang greget. Seksi sih pakai tanktop, tapi kurang hot! (pendapat mesum subjektif)

Score: 8/10

Share on Google Plus

Review by Glen Tripollo

2 komentar:

  1. Kalo ada link untuk downloadnya mantap ni kk :)
    di tunggu lah link link downloadnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo nyari link download mah banyak, Bro. Kamu bisa buka Ganool.com, iCinema3Satu.com, CinemaRVP.net, atau cari di forum-forum kayak Indowebster.com or Kaskus.com. Kalo lebih suka pakai Torrent bisa buka KickAss.to

      Atau beli aja DVDnya. :D

      Hapus

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team