[West-Movie Review] Paranormal Activity: The Marked Ones (2014)

Paranormal Activity: The Marked Ones (2014) movie review by Kinudang Bagaskoro
Asal pembaca tau, ini nontonnya karena saya terpaksa, karena bad mood melanda, ya walaupun sebelumnya saya juga gak yakin film ini akan mengusir bete atau bikin tambah suntuk. Tapi prinsip orang film itu harus mengutamakan nonton dulu baru komentar, kecuali kalau udah dari akar-akarnya udah dicap jelek, tak berbobot, tak berkualitas, dan antek-anteknya.

Film ini layaknya Side Stories dari keseluruhan seri Paranormal Activity, ceritanya sendiri terjadi bersamaan dengan cerita di Paranormal Activity 4 (2012). Mengisahkan tentang sekelompok remaja yang baru saja merayakan kelulusan di sebuah universitas di Meksiko. Salah satu dari mereka yang bernama Jesse, ternyata tinggal satu apartemen dengan sebuah perempuan misterius bernama Ana, dimana Ana ini menutup jendelanya dengan koran.

Jesse bersama teman-temannya ini akhirnya tertarik menyelidiki lebih lanjut tentang Ana, setelah mereka merekam kegiatan aneh Ana lewat lubang ventilasi. Namun esoknya, Ana ditemukan meninggal, yang diduga dibunuh oleh Oscar--teman sekampus mereka. Penyelidikan tetap berjalan, seiring dengan penyelidikan mereka, di tangan Jesse muncul tanda aneh seperti bekas gigitan, setelah itu Jesse mendapat kekuatan super. Lambat laun terkuaklah beberapa misteri yang saling berkaitan.

Sejauh ini, filmnya lumayan mengerikan. Meski tidak sebanding dengan Paranormal Activity 3 (2011), tapi cukup memuaskan. Film ini juga tidak hanya mengandalkan beberapa kamera dan pemain apa adanya seperti seri pendahulunya, ya tau kan Paranormal Activity (2007) berapa pendapatannya? Mungkin karena itu lah film ini sudah memakai efek yang sangat nampol, gak terlihat lebay dan mengurangi ketidak-logisan cerita.

Dari kameranya saja sudah memakai kamera yang mahal, jadi hasil syutingannya meski kamu gak nonton secara HD-pun masih tetap terlihat jelas. Efek 'bergoyang'nya juga gak terlalu keras, dijamin enggak bakalan bikin pusing 7 keliling nontonnya. Akting para pemeran juga sangat menjiwai, kalau teriak ya bener-bener teriak, kalau stress, bener-bener stress. Apalagi sekarang proses ritualnya di apartemen Ana itu layaknya mengingatkan saya pada film V/H/S 2 (2013) di segmen Safe Heaven, meski tidak terlalu berdarah, tapi Ana dan 'persembahannya' itu telanjang! Dan itu bener-bener gila!

Sayangnya ada beberapa adegan yang 'gelap', dimana yang saya maksud gak ada pencahayaan sama sekali, yang seharusnya bisa dibangun lagi efek seramnya menggunakan mode Infrared, tau-lah mode gituan bikin mata yang di-shoot jadi terlihat berkilau, kaya setan. Terus ada yang inget soal Hunter? Nah disini, gak dibahas soal Hunter.

Dan film ini recomended banget buat kamu yang penasaran kenapa Katie di Paranormal Activity (2007)  teriak-teriak manggil Micah, yang pada akhirnya Micah dibunuh dan dilempar mengenai kamera di kamarnya. Film ini recmoneded buat kamu yang penasaran, kenapa setannya di ending Paranormal Activity 4 (2012) itu banyak banget, mengingat film ini jalan ceritanya bersamaan dengan Paranormal Activity 4 (2012). Film ini juga recommended buat kamu yang kangen sama rumah neneknya Katie dan Kristi yang ada di Paranormal Activity 3 (2011), ya rumahnya bakalan muncul lagi di film ini, beserta para 'wanita-wanita'-nya.

Memorable Quote:
"She is ready for you" ~Katie dan Kristi kecil.

Memorable Scene:
Saat si Hector memasuki rumah milik neneknya Kristi dan Katie, sampai ending.


Rating : 8/10

Share on Google Plus

Review by Kinudang Bagaskoro

0 komentar:

Posting Komentar

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team