[West-Movie Review] The Amityville Horror (2005)

"The Amityville Horror (2005)" movie review by Kinudang Bagaskoro
Yang namanya film horor itu emang dasarnya nyebelin banget, belum tentu setiap bulan ada, jadi dengan sangat-sangat terpaksa saya harus menonton film lama ini. Film ini adalah remake dari film berjudul sama di tahun 1979. Lebih jauh lagi, asal mulanya dari novel berjudul = The Amityville Horror : A True Story. Tolong digaris-bawahi bahwa sekarang kita tidak akan membahas novelnya loh ya.

"The Amityville Horror (2005)" dibuka dengan adegan seorang pria bernama Ronald DeFeo Junior--selanjutnya saya sebut Ronnie--sedang menembaki beberapa orang dirumahnya yang akhirnya diketahui bahwa itu adalah keluarganya sendiri. Ronnie mengatakan bahwa dia mendengar suara-suara di dalam rumahnya yang menyuruhnya untuk membunuh keluarganya sendiri, Ronnie pun ditahan. 1 tahun kemudian, George dan calon istrinya yang bernama Kathy Lutz pindah ke sebuah rumah dimana rumah tersebut adalah rumah yang dahulunya ditempati oleh keluarga DeFeo, teror pun berkembang hari demi hari hingga Kathy menemukan apa penyebabnya.

Premis yang gak mungkin terlupakan oleh para khalayak umum ya premis seperti ini, Sebuah keluarga yang pindah ke rumah baru yang ternyata berhantu. Ini yang membuat saya berpikir dahulu sebelum nonton film ini, lalu hasilnya? Film ini bisa dikategorikan : bagus! Mulai dari sinematografi, meski tidak ada yang spesial, tapi adegan pagi nya berasa kaya adegan malam so dark, ini berarti mereka berhasil menakuti penonton dengan suasana yang dibangun. Interior rumah yang mewah sangat menyembunyikan kesan seram. 

Para pemain sangat menjiwai peran yang mereka bawakan. Adanya unsur thriller menambah nilai plus buat film ini. Terutama Kathy Lutz yang diperankan oleh Mellisa George, doi ini sangat total berperan sebagai istri yang romantis tapi lama kelamaan mengalami depresi yang berat, ekspresi wajah dan suara bentakannya itu mantap banget! Two thumbs up!

Dan sekarang kita bahas ceritanya. Cerita yang dibawakan, meski pasaran tapi masih menarik untuk diikuti loh pembaca. Secara perlahan, Kathy dan George akan membuka sedikit-sedikit hipotesa yang akan berakhir dengan sebuah konklusi yang menakjubkan dan twisty. Selain kedua orang yang saya sebutkan tadi, seorang yang sangat penting dalam membuka hipotesa-hipotesa yang lain adalah Pendeta Callaway, meski kemunculannya sangat jarang. Kemunculan hipotesa sedikit-demi sedikit ini menambah unsur misterinya dan sebenarnya ampuh untuk membuat saya berpikir, sebenarnya ada apa dengan rumah ini, masalahnya panjang banget seperti tidak ada habisnya.

Namun ada beberapa hal yang mengganggu di film ini. Pertama, alasan dari 'seseorang' membantai seluruh warga Indian di tanah tersebut kurang jelas dan sialnya tidak disebutkan, jadi saat film selesai saya masih berpikir apa alasannya. Kedua, saya sangat kecewa dengan Pendeta Callaway, seharusnya adegan yang ia bawakan--dalam hal ini adalah penyucian rumah tersebut--hanya terjadi kurang dari 10 menit, ini mengakibatkan adegan tersebut yang seharusnya bisa dieksplorasi menjadi kurang menggigit. Ketiga, film ini bisa dikatakan terlalu terburu-buru, seharusnya diawal bisa untuk pemngembangan karakter lebih panjang lagi, seperti:

1. Romansa antara George dan Kathy Lutz masih bisa dieksplorasi.
2. Meninggalnya suami dari Kathy Lutz sebenarnya masih bisa untuk dijelaskan lebih lanjut.
3. Anak-anak dari pernikahan Kathy dengan suaminya yang pertama sangat tidak menyetujui keberadaan George, nah itu masih bisa digali lebih dalam lagi.

Oh iya! Bagaimana dengan jumpscare-nya? Jumpscare-nya bisa dikatakan bagus buat olaharaga jantung, jadi buat yang jantung lemah jangan nonton yak.


Memorable Quote :

Ketcham ... Kill'em

~Ghosts

Memorable Scene :

Adegan yang paling greget itu adalah adegan menjelang ending, dimana saat itu lagi greget-gregetnya, ketika unsur thriller ditambah suspense baru muncul. Penasaran? Tonton sendiri, hihi.

Rating: 8/10

Share on Google Plus

Review by Kinudang Bagaskoro

1 komentar:

  1. film ini toh, udah pernah nonton, ceritanya emang lumayan serem sih tapi agak kecewa juga karena ternyata ujungnya hantunya itu pembunuh indian yang dulu tinggal di situ, lalu kenapa cuma hantunya anak kecilnya aja yang gentayangan, ke mana hantu keluarganya yang lain? overall ini film berhasil bikin saya takut :3

    BalasHapus

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team