Review Film ALEX CROSS (2012)

"Alex Cross (2012)" movie review by Glen Tripollo
"Alex Cross (2012)" adalah film yang berkisahkan tentang seorang detektif yang memiliki kemampuan di bidang psikologi bernama Dr. Alex Cross harus terlibat di dalam kasus kriminal tingkat tinggi yang dilakukan oleh satu orang sosiopat narsis, the man with no name. Pelaku kejahatannya dari awal sampai akhir memang disorot abis, tapi nggak ada satu bagian pun yang menyebutkan siapa namanya. Pokoknya doi botak, berbodi atletis dengan banyak tato di badannya. Diduga dia mantan anggota militer yang bermasalah. Dia penderita kelainan jiwa. Sifat sosiopat dari si pelaku membuatnya mudah marah dan merasa dendam bila ada orang yang dengan sengaja merendahkan atau melukai dirinya. Pelaku merasakan kepuasan yang luar biasa ketika menyiksa habis korban-korbannya. Tapi, si pelaku ini nggak kayak psikopat-psikopat di film-film thriller pada umumnya kok, karena doi masih punya kesadaran tinggi, dan juga punya strategi dan kemampuan berpikir layaknya seorang pembunuh bayaran profesional.

Awalnya si pelaku memaksa penonton untuk berpikir bahwa tindakannya ngebunuh korban dengan cara yang sadis itu sekedar hobi si doi. Sampe pada akhirnya rencana pembunuhan berikutnya berhasil digagalkan sama Alex Cross dan membuat si pelaku ini menjadi dendam kesumat sama Cross. So, si pelaku bertekad membalas Alex Cross dengan cara ngebunuh istri Cross. Alex Cross yang baru sadar dirinya terlibat pertarungan sengit dengan seorang sosiopat mau ngga mau harus mengerahkan semua kemampuannya buat nangkep si pelaku dan sekaligus juga menuntaskan amarahnya karena si pelaku ngebunuh istrinya. Eh, ternyata semua hal ada kaitannya dengan sebuah konspirasi. Sudah cukup. Lebih jelasnya tonton sendiri aja yak!

Awal Gue nonton film ini emang gegara nonton trailer-nya yang bikin penasaran, di mana Gue ngeliat Dr. Alex Cross adalah pribadi yang bertubuh gempal yang mengindikasikan kalo doi ini lamban dan gak jago berantem, sedangkan lawannya betul-betul kebalikannya. Gue langsung bertanya-tanya, gimana caranya nih detektif ngalahin si pelaku. Sebelum nonton ada yang bilang kalo plot dari cerita ini kurang greget, kalo menurut Gue pribadi sih ya, PLOT FILM INI BRILIAN! Ya, walaupun rating-nya di IMDB kecil, tapi Gue rasa ini cuma masalah selera aja sih. By the way, film ini merupakan adaptasi novel berjudul "I, Alex Cross" karya James Patterson, dan didapuk sebagai No.1 Best-selling Novel. Entah di mana dan berdasarkan apa.


Film ini berdurasi sekitar 100 menit, dan Gue sama sekali nggak dibuat bosen. Oke, begini, mungkin kalo yang mengira Alex Cross ini semacam kisah agen rahasia secanggih Ethan Hunt, James Bond, atau Jason Bourne, jelas bakalan kecewa sama kisah di dalam film ini. Ya, karena memang ini bukan tentang agen rahasia, ini tentang detektif, dan rasanya kisah di sini benar-benar seru dengan memperkuat unsur kemasukakalan cerita.

Kalo di James Bond kita bisa nemuin agen rahasia narsis dengan alat-alat futuristik, atau Ethan Hunt dengan peralatan canggih dan juga kehebatan yang dii atas normal, maka apa yang bakal kalian lihat di film Alex Cross bisa jadi penyegaran loh. Analisis sang detektif, kemampuan berantem dan lain-lain benar-benar manusiawi dan juga realistis. Ini membuat Gue jadi semangat nontonnya.

Untuk kekurangannya, mungkin ada beberapa. Mulai dari pengambilan gambar, yang entah kenapa harus dibuat terlalu bergoyang-goyang saat adegan action, dan juga terlalu mudahnya Alex Cross menemukan clue soal calon korban si pelaku berikutnya setelah membunuh korban pertama, ditambah ekspresi Alex Cross kadang kurang mendalami scene. Tapi, semuanya terobati sama alur, konflik, dan pace yang pas. Analisis Alex Cross memang masuk akal dan wajar, tapi ya itu tadi, timing dia mendapatkan clue terlalu cepat.. Kemampuan si pelaku pun walaupun bisa dibilang sangat hebat bekerja sendirian ngebunuhin orang-orang, tetap aja strategi yang dia pake masih terlihat wajar. Nggak lebay kayak "Mission Impossible".

Akhirnya sih, kadar action-nya pas, story pas, dramanya juga dapet. Gue beneran rindu sama film yang realistis tapi tetep dikemas dengan seru seperti ini. Ya, walau Gue juga sebetulnya seneng sama kisah-kisah agen rahasia atau polisi canggih, tapi Alex Cross bener-bener bisa bikin Gue berkata WOW. Recommended sih buat kalian yang demen kisah-kisah crime seperti ini.

Oh ya, ada penampakan Bali loh, ada tokoh bernama Paramita dari Bali, dan scene penangkapan pelaku menjelang ending juga dilakuin di Bali lengkap dengan bahasa Indonesia terdengar di backsound. Sedikit banyak jadi bikin gue mikir. Jangan-jangan mafia di luar negeri sono kalo lagi kabur atau sekedar liburan banyak yang ke Bali...

Kalo soal rating berdasar usia, sudah tentu film ini untuk dewasa, karena walaupun lulus sensor ada beberapa bagian yang ehem... Wahahaha... :D Pokoknya inget aja kata-kata gue tadi, film ini bagus dan recommended, hanya saja film ini bukan film yang bisa disantap oleh siapa saja.


Score: 7,5/10

Share on Google Plus

Review by Glen Tripollo

2 komentar:

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team