Review Film THE STARVING GAMES (2013)

"The Starving Games (2013)" movie review by Glen Tripollo
Beberapa film Hollywood yang fenomenal dengan berjuta penggemar seringkali jadi target pembuatan versi parodi yang sebenernya cukup niat untuk dibuat. Jadi bukan sekedar buat lucu-lucuan aja, tapi penggarapannya: teknik pengambilan gambar, pemilihan adegan, dan penentuan plotnya tetep dilakukan dengan serius. Nah, beberapa parodi ada yang terlihat murahan karena penggarapan yang kurang maksimal dan terlalu banyak memasukan unsur pelecehan, tapi beberapa yang bagus juga ikutan jadi terkenal hingga dibuat franchise-nya, sebut aja "Scary Movie" atau kalau mau yang lebih jadul lagi, "Hot Shot".

Gue sempet nonton film "Twilight (2008)" diparodiin jadi "Vampires Suck (2010)". Mungkin bakal gue bikin review-nya di sini kapan-kapan. Nah, sekarang satu lagi parodi yang diangkat dari film adaptasi novel, yaitu "The Starving Games (2013)" yang menganekdotkan film "The Hunger Games (2012)". Yuk, simak dulu~

Let's start from the poster and logo
Kita semua tahu kalo "The Hunger Games (2008)" menggunakan logo burung mocking jay yang tengah menjapit panah berapi menggunakan paruhnya. Sekilas terlihat cool dan sangar. Tapi, coba apa yang diperbuat oleh "The Starving Games"? Mereka menggantinya dengan ayam panggang yang tertancap panah. Just to see this, I've laughed so much. Lumayan nyambung sih sama judulnya, "The Starving Games" yang kemudian dihiasi dengan warna-warni makanan enak. Kalo ngeliat posternya, penggunaan warna dan efek memang sangat disesuaikan dengan film aslinya, tapi Katniss (well, dalam film parodi ini bernama Kantmiss) digambarkan tengah bersiap memanah menggunakan panah yang sudah dilapisi BBQ! Hahahaha. Udah keliatan kok bagaimana niatnya pihak produser membangun karya film parodi ini. It's a plus of course, sangat mengundang orang untuk menonton keseluruhan ceritanya. Apalagi di background-nya ada tiga tokoh superhero dari "The Avengers (2012)" nangkring di sana.

Plot ringan dengan kekacauan di setiap bagian
"The Starving Games" menceritakan tentang Kantmiss Evershot (literally berarti "tidak bisa tidak mengenai sasaran di setiap tembakan") yang tertipu oleh air mata buaya sang adik Petunia yang terpilih sebagai peserta Starving Games ke-75, akibatnya Kantmiss terpaksa menelan pahit kehidupan karena salah langkah udah menawarkan diri sebagai peserta menggantikan sang adik. Terus tingkah Kantmiss rupanya ditiru sama anak tukang roti yang bernama Peter Malarkey yang juga menawarkan diri jadi peserta. Ada beberapa tokoh "The Hunger Games" yang nggak diceritakan di film ini, misalnya tokoh Haymitch yang padahal menurut gue bisa banget dijadiin bahan lawakan di versi parodinya ini. Untuk menjadi pemenang "The Starving Games", Kantmiss dan Peter harus bisa membahagiakan penonton dan membuat mereka bersimpati memberi dukungan, caranya adalah mereka harus tampil mesra di depan kamera. Di sini kesannya jadi konyol gegara Peter awalnya berpura-pura menyukai peserta cowok lain, membuat Kantmiss merasa jijik dan sebel. Belom lagi pas adegan pengakuan kalo Peter menyukai Kantmiss sejak dulu, yang dia tunjukkan dengan suatu mahakarya yang bakal bikin penonton langsung ngecap Peter sebagai seorang cowok stalker sakit jiwa alih-alih cowok gentle bin romantis.

Presiden Snow di sini bernama Snowball, digambarkan sebagai presiden kesepian yang mengadakan acara Starving Games cuma demi mengejar rating dan berharap bisa menyabet piala Emmy. Semakin parah dengan kemunculan paksa beberapa karakter film lain yang juga booming pada tahun 2012, seperti "The Avengers" dan "The Expendables" dan "James Cameron's Avatar". Dandanan mereka dan pemerannya pun nyaris mirip. Bikin ngakak nggak tahan. Wait, jangan lupa juga detail-detail maksa yang mengundang tawa, seperti keberadaan "Angry Bird" sebagai salah satu jebakan di dalam hutan, tokoh-tokoh numpang kena tembak panah melesetnya Kantmiss, seperti "Oz the Great and Powerful", "PSY", dan "Harry Potter". Psst, bahkan ada kemunculan Taylor Swift di sini ditambah lagi adegan pertarungan yang pakai konsep ala "Sherlock Holmes". Pokoknya film ini beneran goblok banget. Hahaha.


Nah, selain nilai-nilai lebih di atas, film ini tetep aja menyimpan berbagai kekurangan. Pertama, yang udah disebut sama gue, Haymitch sebagai salah satu karakter penting "The Hunger Games" gak tampil di sini, kedua, unsur komedi yang terkadang cenderung melecehkan pihak-pihak tertentu dan bermuatan dewasa cukup kental di sini. Membuat film ini mustahil dinikmati oleh semua umur. But hey, buat kalian yang udah cukup umur, film ini lumayan bikin kita terhibur. Kecuali, kalo kalian termasuk orang serius yang nggak suka kekonyolan dan kebodohan karakternya, mungkin bakal jadi frustasi nonton ini. Persis kayak adiknya nyokap gue yang frustasi banget kalo nonton film-film yang dimainkan sama Rowan Atkinson. Jadi, pahami dulu diri sendiri, baru enjoy the show!

Most favorite scene:
Terlalu banyak untuk didaftarkan. Lebih baik tonton sendiri dan nikmati keancurannya! Hehe.

Parody Score: 8,7/10
Overall Score: 6/10

Share on Google Plus

Review by Glen Tripollo

0 komentar:

Posting Komentar

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team