Review Film KUNG FU JUNGLE (2014)

KUNG FU JUNGLE (2014) movie review by Glen Tripollo
Kalo ngomongin soal aktor laga Asia yang tengah naik daun sekarang ini, pasti nama Donnie Yen yang langsung terngiang di kepala. Yep, aktor laga yang satu ini boleh jadi berumur setengah abad, tapi kemampuannya dalam beladiri nggak bisa diremehin. Memiliki ciri khas pergerakan yang halus tapi juga gerakan menyerang yang keras. Kabarnya juga, Donnie Yen ini memang menguasai lima jenis beladiri, termasuk di dalamnya Ninjutsu. 

KUNG FU JUNGLE (2014)" atau disebut juga KUNG FU KILLER di beberapa negara, menceritakan tentang seorang ahli Kung Fu bernama Fung Yu-Sau yang sakit hati akibat di masa lalu mengalami penolakan sana-sini untuk belajar Kung Fu. Hal itu karena kondisi fisik Fung yang kurang sempurna, di mana kaki kiri Fung lebih pendek dari kaki kanannya, membuatnya tidak seimbang dan dianggap mustahil untuk mampu menguasai Kung Fu. Saat Fung memiliki istri, dia belajar Kung Fu sendiri secara otodidak dengan dukungan dari istrinya itu, setidaknya hal tersebut mampu menenangkan perasaan Fung. Sampai akhirnya, sang istri mengalami kanker parah--yang kemudian dibunuh sendiri oleh Fung karena merasa tak mau membuat istrinya menderita lebih lama--Fung berlatih Kung Fu dengan cara-cara yang ekstrim. Memperkuat fisiknya dan menajamkan intuisinya, dengan satu tujuan. Mengincar ahli Kung Fu di luar sana, dan membunuhnya menggunakan teknik yang dibanggakan oleh targetnya. Misal lawannya jago pake tendangan, maka Fung bakal ngebunuh dia pake tendangan. What a total psycho?

Donnie Yen sendiri di film ini berperan sebagai Hahou Mo, seorang ahli Kung Fu yang tengah menyerahkan diri ke polisi karena tanpa sengaja membunuh lawan bertarungnya. Dia pun menjalani hukuman kurungan selama lima tahun, sampai akhirnya Fung muncul dan menantang Mo bertarung. Fung juga mengancam Mo akan melukai adik seperguruannya, seorang perempuan bernama Sinn Ying, jika dia berpikir untuk tidak meladeni tantangan Fung. Nah, kebetulan Fung di luar sana udah mulai beraksi membunuh beberapa ahli Kung Fu, kesempatan bagi Mo untuk menarik perhatian kepolisian agar mau membebaskannya sementara demi memburu Fung.


Mo berhasil mendapat kepercayaan polisi, dengan diawasi seorang detektif wanita, Luk Yuen-Sum, mereka mencari jejak kepergian Fung untuk bisa mencegah pembunuhan terhadap target selanjutnya. Sebuah twist sederhana ada di film ini, yang mana udah bisa diduga dari awal kalo Mo sebenernya adalah ahli Kuing Fu nomor satu seantero China, membuatnya menjadi target Fung yang paling akhir.




Untuk isi cerita, sebenernya sangat mainstream. Tapi yang menjadi kekuatan dalam film ini adalah niat dalam penggarapannya, akting karakternya, dan pastinya koreografi pertarungannya. Berbagai gerakan Kung Fu yang jarang kita lihat di film action China pada umumnya ditampilkan di sini. Bikin penonton tercengang dengan pergerakan rumit dan kekerasan yang terjalin dengan pola yang indah. Gue nggak bakal bandingin film ini dengan film lain seperti "The Raid (2011)" atau "The Raid 2: Berandal (2014)" karena secara teknis sangat berbeda. Bagi penggemar aksi Donnie Yen, film ini wajib banget ditonton. Sepanjang cerita juga penuh dengan adegan laga (tanpa harus mengurangi unsur misteri dalam film ini), jadi dijamin nggak bakal bikin bosan.

Tingkat keekstriman pertarungannya pun meningkat perlahan, dari awal mungkin disuguhi sama adegan pertarungan yang masih tergolong biasa dalam waktu yang relatif singkat, makin ke sini makin rumit dan panjang, hingga akhirnya sampai di pertarungan terakhir antara Mo dan Fung di tengah-tengah jalan raya di mana mobil container berlalu-lalang. Damn, bikin tegang banget adegan ini. Bagi penyuka action flick, film ini sangat wajib untuk ditonton.

My favorite scene:
Final battle-nya keren abis! Sampe gue ulang beberapa kali adegannya (nonton di DVD). Hehe.

Score: 8,4/10

Share on Google Plus

Review by Glen Tripollo

4 komentar:

  1. Yoi bro, tonton aja, seru kok. :)

    BalasHapus
  2. wah belum nonton, dulu aku suka film kungfu tapi sekaarng kok enggal lagi semenjak bapakku meninggal

    BalasHapus

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team