Review Film NANNY MCPHEE (2005)

NANNY MCPHEE (2005) movie review by Venny Purwanto
Kali ini nih, bahasannya balik lagi ke jaman dahulu kala, ketika seorang Thomas Brodie-Sangster masih bocah banget. Well, penampilan Thomas sebagai Newt di THE MAZE RUNNER (2014) dan MAZE RUNNER: THE SCORCH TRIALS (2015) memang cukup banyak mengundang perhatian, terutama bagi mereka kaum hawa. Film yang bakal dibahas kali ini juga sebenernya tergolong film fantasy keluarga yang melegenda. Mungkin sebagian besar dari kalian yang baca udah pernah nonton film ini ya~ Tapi, nggak apa-apa, biasanya review selain sebagai rekomendasi juga sebagai sarana membandingkan pendapat antar sesama movie lover. So, here we go~! Enjoy review film NANNY MCPHEE (2005) versi Venny Purwanto berikut ini.

Review oleh Venny Purwanto

---
Kalau jaman dulu kita punya  film tentang nanny (pengasuh anak-anak) dengan latar belakang musikal seperti THE SOUND OF MUSIC (1965) dan MARY POPPINS (1964), film yang satu ini tidak ada unsur musikalnya tapi tetap mengangkat tema tentang nanny. Seperti pada umumnya film tentang nanny ini berawal dari sebuah keluarga yang memiliki anak-anak yang luar biasa nakal dan susah diatur.

NANNY MCPHEE (2005) dibuka dengan prolog sang ayah, Mr. Cedric Brown (Colin Firth) yang bercerita sejak kepergian istrinya, tidak ada satu pun pengasuh anak yang betah tinggal di rumah mereka. Sudah pengasuh ke-17 yang kabur dari rumah itu karena tidak sanggup menghadapi kenakalan ketujuh orang anaknya.  Pengasuh terakhir mereka yang terkenal paling tegas di kota tersebut nyatanya hanya mampu bertahan selama 3 hari 8 jam 47 menit. Agen penyalur pun menyerah untuk mencarikan Mr.Brown pengasuh baru, sampai tiba-tiba terdengar suara misterius yang membisikkan bahwa yang diperlukan olehnya adalah Nanny McPhee (Emma Thompson).


Pada suatu malam, anak-anak nakal tersebut bermain di dapur dan menyandera chef mereka, Mrs. Blatherwick (Imelda Staunton). Sang asisten rumah tangga mereka, Evangeline (Kelly Macdonald), melaporkan kejadian tersebut kepada Mr. Brown. Secara tiba-tiba ada yang mengetuk pintu dan ternyata ia adalah Nanny McPhee, seorang wanita paruh baya dengan penampilan kurang menarik yang berpakaian serba hitam. Nanny McPhee memberikan 5 pertanyaan kepada Mr. Brown, 5 pertanyaan itulah yang akan diajarkan kepada anak-anaknya. Nanny McPhee pun menemui anak-anak tersebut, pelajaran pertama pun dimulai. Dan Nanny McPhee memiliki satu syarat, ia akan ada di sana selama mereka membutuhkannya walaupun keberadaannya tidak diharapkan di sana, tetapi apabila mereka sudah tidak membutuhkannya lagi, ia akan pergi.

Mr. Brown ternyata memiliki masalah lain, yaitu ia harus segera menemukan pendamping hidup agar anak-anaknya tetap bisa tinggal bersama dia. Karena jika tidak, Aunt Adelaide (Angela Lansbury) yang merupakan tante dari mendiang istrinya, tidak mau lagi membantu keuangan bulanan Mr. Brown dan otomatis anak-anak mereka akan dipisahkan secara paksa oleh pemerintah. Aunt Adelaide yang memiliki keturunan bangsawan datang mengunjungi Mr. Brown, menawarkan untuk mengangkat salah satu anak perempuan Mr. Brown dan mendidiknya di sekolah khusus. Di saat Aunt Adelaide akan membawa Christianna (Holly Gibbs) salah satu anak perempuan Mr. Brown, Eric (Raphael Coleman) anak laki-laki Mr. Brown memohon agar Nanny McPhee dapat menolongnya. Nanny McPhee yang mendengar permohonan itu, dengan kekuatan ajaibnya mengetukkan tongkatnya ke lantai dan Aunt Adelaide yang penglihatannya sudah rabun, melihat keledai yang menari-nari dan memakai topinya sebagai salah satu dari anak gadis Mr. Brown

The dancing donkey

Aunt Adelaide setuju membawa “keledai” itu, namun Nanny McPhee mengatakan pada anak-anak bahwa tidak mungkin Aunt Adelaide membawa keledai tersebut, mereka harus memikirkkan jalan keluarnya. Disinilah Simon (Thomas Brodie-Sangster), anak laki-laki paling jenius dengan ide-ide nakalnya, menukar keledai tersebut dengan Evangeline, asisten rumah tangga mereka yang ingin sekali mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

Meskipun sudah membawa Evangeline, Mr. Brown tetap diminta untuk segera menikah dalam waktu kurang dari satu bulan, sehingga mau tidak mau Mr. Brown mendekati Mrs. Quickly (Celia Imrie) seorang janda centil yang dikenalnya dan melamarnya menjadi istrinya. Di hari pernikahannya, Aunt Adelaide pun datang bersama Evangeline yang sudah berubah menjadi seorang lady yang sopan dan  berpendidikan. Menjelang dimulainya upacara pernikahan, Mrs. Quickly mengingatkan anak-anak untuk selalu behave (bersikap dengan baik) sepanjang acara, yang kemudian diucapkan ulang oleh bayi Agatha menjadi beehive(sarang lebah) dan hal ini memberikan ide pada Simon untuk berpura-pura bersuara seperti lebah yang diikuti oleh saudaranya yang lain. Keadaan pesta pun menjadi kacau balau akibat para tamu yang panik akan adanya suara lebah, Mrs. Quickly yang marah akhirnya membatalkan pernikahannya dengan Mr. Brown. Simon pun memiliki ide untuk menyelamatkan keluarga mereka, yaitu ayahnya menikah dengan Evangeline. Hal ini membuat Aunt Adelaide terkejut karena ia berpikir bahwa Evangeline adalah anak Mr. Brown, namun setelah dijelaskan bahwa Evangeline adalah asisten rumah tangga Mr. Brown, Aunt Adelaide pun pingsan karena terkejut.

Mr. Brown and Evangeline's white wedding
Mr. Brown's children

Nanny McPhee dengan kekuatan ajaibnya mengetukkan tongkatnya ke lantai dan salju pun turun dan membuat semua kekacauan berubah menjadi white wedding. Mr. Brown pun menikah dengan Evangeline dengan suasana yang serba putih. Setiap satu pelajaran selesai, wajah Nanny McPhee pun perlahan-lahan berubah menjadi cantik, dan ia pun harus meninggalkan keluarga Brown karena semua pelajaran yang perlu diajarkan pada anak-anak telah selesai.

Nanny McPhee before after

Seperti yang bisa kalian lihat, ini adalah before after-nya Nanny McPhee di awal dan di akhir cerita. Emma Thompson yang memang lahir dari keluarga aktor, tidak perlu diragukan lagi kualitas aktingnya. Jika kalian ingat selain Nanny McPhee, Emma juga pernah berperan sebagai Prof. Sybil Trelawney di seri film HARRY POTTER AND THE ORDER OF PHOENIX (2007). Emma juga merupakan penulis naskah dari film ini. Selain nama besar Emma Thompson, film ini juga memilki peraih Oscar untuk film THE KING'S SPEECH (2010), yaitu Colin Firth yang berperan sebagai Cedric Brown. Dan kalau kalian salah satu penggemar seri THE MAZE RUNNER (2014) atau TV series GAME OF THRONES (2011) dan PHINEAS AND FERB (2007), pasti sudah tidak asing lagi dengan pemeran Simon di sini, Thomas Brodie-Sangster. Disini kalian bisa lihat bakat aktingnya memang sudah ada dari kecil dan tampangnya tidak jauh berubah dengan yang sekarang.

Film yang diangkat dari novel NURSE MATILDA karya Christianna Brand ini merupakan film fantasi yang cocok untuk ditonton oleh semua umur. Unsur komedi di dalam film ini pun bisa dinikmati oleh semua anggota keluarga. Seperti yang tertulis pada poster-nya The New Mary Poppins, or maybe if I could say the new Mary Poppins if Roald Dahl had written the character. Film ini juga mengajarkan para orangtua untuk mau mendengarkan pendapat anaknya dan tidak menyembunyikan masalah yang terjadi di dalam keluarga tersebut. Selain itu, film ini juga mengajarkan anak-anak untuk patuh kepada orang tua, belajar memiliki rasa tanggung jawab dan berpikir dalam menyelesaikan suatu masalah. As a Hollywood movie, which always have a happy ending, this movie also have a fairy tale kinda happy ending. And anyone who isn't enchanted by the magical ending has to have a stone for a heart, LOL.

Score: 7,5/10

Share on Google Plus

Review by Glen Tripollo

0 komentar:

Posting Komentar

Halo, Sobat MovGeeks! Kalau kamu udah pernah atau pun belum menonton film ini, silakan sampaikan pendapatnya di kolom komentar, ya. Pergunakan bahasa yang sopan, tidak SARA atau mengandung pornografi. Dimohon juga untuk tidak meninggalkan link aktif, karena berpotensi SPAM.

Terima kasih ^__^)//

MovGeeks Team